VOICEINDONESIA.CO, Pingtung – Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei Arif Sulistiyo menilai pelaksanaan Madrasah Penggerak yang digagas PCINU Taiwan Ranting Pingtung menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter pekerja migran Indonesia (PMI).
Program ini dipandang sebagai wadah krusial untuk mencetak kader yang toleran, berakhlakul karimah, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat di tengah tantangan hidup di luar negeri.
Dalam sambutannya secara daring pada Minggu (15/2/2026), Kepala KDEI Taipei menekankan bahwa Madrasah Penggerak berfungsi lebih dari sekadar tempat belajar agama.
Kegiatan ini menjadi instrumen perlindungan mental dan spiritual bagi hampir 400 ribu WNI di Taiwan, sekaligus menjadi sarana regenerasi kepemimpinan organisasi agar tetap sehat meskipun terjadi perputaran kader yang kembali ke tanah air.
Baca Juga: Cek Desil dan Bansos Bisa Gunakan NIK
“Kami berharap Madrasah Penggerak ini dapat melahirkan kader-kader NU yang kuat secara spiritual, cerdas, mandiri, dan mampu menjadi teladan, sekaligus memperkuat kebersamaan serta perlindungan bagi PMI/WNI di Taiwan,” ujarnya.
Di wilayah Pingtung sendiri, jumlah WNI telah menyentuh angka 11.000 orang, sehingga keberadaan kader-kader hasil Madrasah Penggerak sangat dibutuhkan untuk membantu peran pemerintah dalam perlindungan warga.
KDEI mengapresiasi peran aktif kader dalam aksi sosial, mulai dari pendampingan pengajian hingga bantuan pemulasaraan jenazah bagi PMI yang membutuhkan.
Menjelang bulan suci Ramadhan, para alumni dan peserta Madrasah Penggerak diharapkan menjadi pelopor toleransi di lingkungan kerja masing-masing.
Baca Juga: KDEI Taipei Ajak Eksportir RI Serbu Pasar Taiwan Lewat Kargo Udara
Mereka diimbau untuk memberikan teladan dalam menjaga keharmonisan dengan warga lokal, seperti menjaga ketenangan saat sahur dan memperhatikan aroma masakan agar tetap menghormati majikan sebagai kelompok mayoritas di Taiwan.
KDEI Taipei juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran fisik melalui konsumsi makanan bergizi selama menjalankan ibadah puasa nanti. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?
Baca Berita Lainnya di Google News


