Larangan Ekspor Minyak Mentah Kembali Mencuat

DPR minta standar ketahanan energi internasional yang rata-rata mencapai 90 hari

by VOICEINDONESIA.CO- Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Komisi XII DPR RI mendesak Pemerintah dan Pertamina untuk memperkuat cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional guna meningkatkan ketahanan energi Indonesia.

Saat ini, cadangan BBM dalam negeri dinilai masih relatif rendah, yakni hanya bertahan untuk kebutuhan sekitar 21 hari.





Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, menegaskan bahwa angka tersebut perlu ditingkatkan secara signifikan agar mendekati standar ketahanan energi internasional yang rata-rata mencapai 90 hari.

Hal ini dipandang krusial untuk menghadapi dinamika global serta lonjakan kebutuhan domestik.

Baca Juga: Iran Minta Warga Timur Tengah Laporkan Lokasi Pasukan AS dan Israel 

“Kami meminta kepada teman-teman di Pertamina agar bisa menaikkan setidaknya sampai mendekati standar negara-negara lain yang sekitar 90 hari,” ujar Ratna usai Kunjungan Kerja Spesifik di Surabaya, Kamis (12/3).

Untuk mencapai target tersebut, legislator Fraksi PKB ini menyarankan kebijakan strategis dimana produksi minyak mentah (crude oil) domestik sepenuhnya digunakan di dalam negeri dan tidak dijual ke luar negeri.

Ia menilai langkah ini sangat memungkinkan karena kilang-kilang minyak milik Pertamina sudah memiliki kemampuan teknis untuk mengolah minyak mentah hasil produksi lokal.

Baca Juga: Overkapasitas hingga Dugaan Pungutan, DPR RI Dorong Perbaikan Sistem Pemasyarakatan 

“Kami sudah mengonfirmasi dengan Pertamina bahwa kilang-kilang kita bisa memproses crude oil yang dihasilkan dari produksi dalam negeri tersebut,” tambah Ratna.

Selain untuk stabilitas jangka panjang, penguatan cadangan energi ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat selama masa peningkatan mobilitas, seperti pada momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dengan regulasi yang tepat, Indonesia diharapkan tidak lagi bergantung penuh pada ketidakpastian pasar energi global. (af/hi)

Pilihan Redaksi: Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?

Baca Berita Lainnya di Google News 

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x