Tiga SPBE Bakal Pasok Kebutuhan LPG Pasca Ledakan SPBE di Bekasi

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying

by VOICEINDONESIA.CO- Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Bekasi PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan LPG untuk masyarakat di wilayah Bekasi dan sekitarnya tetap aman terkendali pasca-insiden kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita, Rabu (1/1/2026).

Guna mengantisipasi gangguan distribusi, Pertamina telah mengaktifkan skema Regular Alternative Emergency (RAE).





Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

Baca Juga: Kurangi Aspal Impor, Pemerintah Targetkan Substitusi Asbuton hingga 30 Persen

Suplai LPG akan dialihkan ke tiga SPBE terdekat sebagai titik cadangan.

“Kami telah siapkan skema RAE dengan dukungan suplai dari SPBE PT Kenrope Sarana Pratama, PT Pacific Sumber Segara, dan PT Dharma Wira Sentosa yang semuanya berada dalam radius kurang dari 8 kilometer dari lokasi kejadian,” jelas Satria dalam keterangan resminya, Kamis (2/4/2026).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB tersebut berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari berkat sinergi Tim Damkar Kota dan Kabupaten Bekasi, serta pengamanan perimeter oleh TNI dan Polri.

Baca Juga: Simpan 1 Kg Narkotika di Kamar Mandi Kos, Dua Kurir Ditangkap

Pertamina menyampaikan apresiasi tinggi atas gerak cepat seluruh unsur yang terlibat sehingga dampak lanjutan dapat diminimalisir.

Saat ini, fokus utama Pertamina dan pengelola SPBE adalah penanganan pasca-kejadian.

Hal ini mencakup pemastian keselamatan warga sekitar serta pemberian perawatan medis terbaik bagi para pekerja SPBE dan warga yang menjadi korban terdampak.

Meskipun data jumlah korban masih dalam proses pendataan final, Pertamina menginstruksikan pihak SPBE untuk melakukan penanganan keluhan masyarakat secara optimal.

Terkait penyebab pasti kebakaran, Pertamina menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada aparat berwenang.

“Investigasi lebih lanjut sedang dilakukan bersama pihak kepolisian. Fokus kami saat ini adalah memastikan hak-hak korban terpenuhi dan operasional distribusi energi ke masyarakat tidak terhambat,” tutup Satria. (af/hi)

Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan

Baca Berita Lainnya di Google News 

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x