Calon PMI Cirebon ke Jepang Dapat Akses KUR Tanpa Agunan

Disnaker Cirebon fasilitasi KUR bagi PMI yang akan ditempatkan di Jepang

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Cirebon – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon memfasilitasi program pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan ditempatkan di Jepang melalui kerja sama dengan Bank BJB Cabang Sumber dan Yayasan LPPR.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto menyatakan langkah tersebut merupakan bentuk pelaksanaan program pemerintah pusat terkait pembiayaan bagi PMI melalui skema KUR. Pemerintah daerah berperan memastikan calon PMI memperoleh akses pembiayaan yang aman, terjangkau, dan tidak memberatkan sebelum berangkat bekerja ke luar negeri.





“Ini menjadi komitmen kami untuk menindaklanjuti program KUR PMI, agar pembiayaan bisa diakses dengan mudah dan tidak membebani para pekerja,” ujarnya di Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (1/1/2026).

Novi menjelaskan biaya penempatan menjadi salah satu kendala utama bagi calon PMI tujuan Jepang, sehingga diperlukan dukungan pembiayaan yang jelas dan terukur. Penyaluran KUR pada tahap awal difokuskan untuk penempatan PMI ke Jepang karena kerja sama kelembagaan sudah terbangun.

Saat ini dari total 65 calon PMI yang mengikuti program, sebanyak enam orang telah diberangkatkan ke Jepang. Sedangkan sekitar 25 orang lainnya masih menunggu proses penyelesaian dokumen seperti visa kerja dan paspor.

Baca Juga : 14 Tahun Bekerja di Taiwan, PMI Overstay Jatuh Sakit

“Selama ini banyak yang terpaksa meminjam uang ke pihak lain dengan bunga besar. Dengan KUR, beban mereka menjadi jauh lebih ringan,” paparnya.

Nilai pembiayaan KUR bagi calon PMI ke Jepang berkisar antara Rp35 juta hingga Rp40 juta, sementara biaya pelatihan telah ditanggung oleh program. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan pendampingan bagi keluarga PMI melalui program pemberdayaan ekonomi yang diarahkan pada pengembangan usaha mikro.

Kepala Bank BJB Cabang Sumber Kurniawan Teguh Ariwinarto mengatakan pihaknya menyediakan fasilitas KUR khusus bagi peserta magang Jepang binaan LPPR. Sesuai ketentuan BP2MI, batas maksimal pembiayaan mencapai Rp45 juta dengan skema KUR tanpa agunan dan suku bunga sebesar enam persen per tahun.

“KUR ini berada di bawah plafon Rp100 juta dan diberikan tanpa agunan,” tegasnya. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Menggugat Negara: PMI Bukan Objek, Selamatkan Nyawa dari Jerat Perdagangan Manusia

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x