Kalaksa BPBD Jatim Tinjau Banjir dan Kirim Bantuan di Pasuruan

by VOICE Indonesia - Jawa Timur
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Pasuruan – Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto meninjau banjir di Pasuruan pada hari pertama kerja ASN, Rabu, 25 Maret 2026. Peninjauan dilakukan di Dusun Balongrejo, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, setelah hujan deras melanda wilayah tersebut.

Banjir terjadi akibat hujan intensitas tinggi Selasa sore dan meluapnya Sungai Wrati Pasuruan. Rombongan pejabat harus menggunakan perahu warga untuk menjangkau lokasi karena akses darat terendam banjir cukup tinggi.





Kepala Desa Kedungringin Rizki Wahyuni menyebut banjir kali ini merupakan yang terbesar dibanding sebelumnya. “Dibanding banjir sebelumnya banjir ini paling besar,” ujar Rizki Wahyuni didampingi perangkat desa setempat.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto bersama Wabup Pasuruan meninjau lokasi serta membagikan bantuan makanan. Bantuan diberikan berupa nasi bungkus dan makanan siap saji kepada warga terdampak banjir.

Wabup Pasuruan HM Shobih Asrori mengatakan banjir terjadi karena cuaca ekstrem dan hujan intensitas tinggi. “Peninjauan ini bentuk perhatian pemerintah untuk meringankan beban warga terdampak” kata Shobih Asrori.

Ia berharap ada kajian teknis untuk mengetahui penyebab pasti banjir yang terus terjadi setiap tahun. “Banjir kali ini yang terbesar dibanding sebelumnya,” kata Shobih Asrori.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah mendirikan shelter dapur umum di beberapa kecamatan terdampak banjir Pasuruan. Dapur umum berada di Kecamatan Rejoso Winongan dan Bangil untuk melayani kebutuhan logistik warga terdampak.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan pihaknya telah melakukan operasi modifikasi cuaca selama sepuluh hari. Namun keterbatasan sortie membuat tidak semua wilayah terjangkau termasuk hujan deras yang terjadi di Pasuruan.

Tim BPBD Jatim juga mengirimkan logistik makanan tambahan gizi serta perlengkapan untuk kebutuhan warga terdampak. Selain perahu karet, tenda pengungsi, dan personel diterjunkan untuk membantu evakuasi warga di lokasi banjir.

Banjir di Pasuruan melanda kecamatan seperti Beji, Grati, Gondangwetan, Gempol dan Pohjentrek dengan dampak luas. Pemerintah berharap kondisi segera membaik dan air cepat surut, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.(joe)

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x