Honda Ganti Logo, Apa Maknanya?

by Redaksi
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Honda menegaskan arah transformasinya menuju era elektrifikasi tidak hanya lewat produk, tetapi juga melalui pembaruan identitas merek. Perubahan ini diwujudkan lewat penyegaran emblem “H” yang akan menjadi penanda visual fase baru perusahaan dalam mengembangkan kendaraan listrik dan hybrid.

Laman Carscoops, Selasa (13/1) waktu setempat, melaporkan bahwa Honda telah mengumumkan penerapan emblem baru tersebut pada kendaraan listrik produksi serta di seluruh ekosistem bisnis otomotifnya, mulai dari jaringan diler hingga divisi balap.





Emblem H klasik kini tampil dengan pendekatan lebih minimalis dan tanpa bingkai, mencerminkan filosofi desain yang lebih modern. Logo baru ini akan mulai digunakan pada kendaraan listrik dan hybrid generasi berikutnya yang dijadwalkan meluncur mulai tahun 2027.

Seiring pengumuman tersebut, muncul pertanyaan mengenai cakupan penggunaan emblem baru itu, apakah terbatas pada kendaraan elektrifikasi atau juga akan diterapkan pada model bermesin bensin. Menanggapi hal tersebut, Honda memberikan klarifikasi resmi.

“Honda telah mengumumkan bahwa logo H-Mark yang baru akan diterapkan pada model EV/HEV yang diluncurkan setelah tahun 2027. Honda belum memiliki rincian untuk dibagikan mengenai model bensin saat ini,” kata seorang juru bicara Honda di Amerika Serikat (AS).

Secara historis, emblem anyar ini pertama kali diperlihatkan melalui konsep Honda Seri 0 yang diperkenalkan pada awal 2024. Versi produksinya dijadwalkan hadir pertama kali pada SUV 0, yang akan diproduksi di Ohio, AS.

Meski SUV 0 sempat direncanakan meluncur pada 2026, Honda kini mengonfirmasi bahwa penggunaan resmi emblem baru tersebut baru akan dimulai pada 2027. Model ini akan menjadi pembuka bagi identitas visual baru Honda di lini kendaraan listrik.

Setelah SUV 0, Honda juga akan memperkenalkan Sedan 0 yang memiliki keterkaitan platform dan akan menggunakan emblem menyala. Selain itu, SUV kompak 0 Alpha tengah dikembangkan sebagai model global dengan fokus utama pada pasar Jepang dan India.

Transformasi branding ini tidak berhenti pada kendaraan listrik murni. Honda juga memastikan emblem baru akan hadir pada rangkaian kendaraan hybrid yang akan diperkenalkan dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam periode 2027 hingga 2031, Honda menargetkan peluncuran 13 model baru yang mengusung versi terbaru dari sistem hybrid e:HEV. Sistem ini diklaim menawarkan efisiensi yang lebih tinggi, performa lebih kuat, serta integrasi komponen yang semakin optimal.

Dengan strategi tersebut, sejumlah model ikonik seperti coupe Prelude dan hatchback Super-One berpotensi menjadi generasi terakhir yang masih menggunakan emblem lama, kecuali Honda memutuskan untuk menyematkan logo baru melalui pembaruan model di masa mendatang.

Meski belum mengungkap rencana detail untuk kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE), Honda menegaskan bahwa identitas visual barunya tidak terbatas pada produk semata. Branding baru ini akan diterapkan secara bertahap di berbagai lini bisnis, termasuk diler, aktivitas komunikasi, serta motorsport.

Sebagai catatan sejarah, logo H telah menjadi simbol Honda sejak 1963 dan telah mengalami beberapa kali penyegaran pada 1969, 1981, 1991, dan 2001. Versi terbaru ini terinspirasi dari citra dua tangan yang terentang, yang dimaknai sebagai simbol “pendirian kedua” Honda dalam menghadapi fase transformasi besar menuju mobilitas masa depan.

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x