VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla mendesak Indonesia memiliki sikap tegas berpihak pada Iran sebagai negara yang diserang dalam konflik Timur Tengah.
Pria yang akrab disapa JK ini menilai Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia seharusnya tidak bersikap netral tanpa menunjukkan keberpihakan. Menurutnya, Indonesia perlu menunjukkan keberpihakan terhadap negara yang menjadi korban serangan agar tetap konsisten dalam mendorong kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia dan dunia Islam.
“Sebagai negara yang diserang dan teraniaya, Indonesia harus punya sikap. Logikanya kita harus berpihak kepada negara yang diserang,” kata JK pada Sabtu (7/3/2026).
Pernyataan ini disampaikan JK dalam kegiatan buka puasa bersama dengan anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam di kawasan Jakarta pada Jumat. Kritik ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
JK menegaskan posisi Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia seharusnya memiliki posisi yang jelas dalam merespons konflik yang melibatkan negara-negara Islam. Sikap tegas ini dinilai penting untuk menunjukkan solidaritas dan konsistensi Indonesia di kancah internasional.
Mantan Wapres ini juga mempertanyakan efektivitas forum internasional seperti Board of Peace dalam menyelesaikan konflik. Menurutnya, persoalan konflik ini dapat dibahas dan dicarikan solusinya dalam forum internasional tersebut.
Baca Juga : 32 WNI Dievakuasi dari Iran Lewat Azerbaijan
“Kalau tidak bisa diselesaikan melalui forum perdamaian, buat apa kita menjadi bagian dari itu. Artinya Indonesia harus menyuarakan sikap secara tegas,” katanya.
Kritik JK terhadap sikap netral pemerintah Indonesia ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan tentang bagaimana Indonesia seharusnya bersikap dalam konflik Timur Tengah. JK menginginkan Indonesia lebih vokal dan tegas dalam memihak Iran yang diserangnya, bukan sekadar bersikap netral atau hanya menyerukan perdamaian. (Sin/Ah)
Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!
Baca Berita Lainnya di Google News


