Iran Serang Kota Nuklir Israel Usai Serangan Natanz

Lebaran Diwarnai Serangan Rudal Iran ke Israel, Permukiman Sipil di Arad dan Dimona Porak-poranda

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Serangan rudal Iran merobohkan sejumlah bangunan tempat tinggal di pusat Kota Arad dan Dimona, Israel selatan pada Sabtu (21/3/2026). Kedua kota ini menjadi sasaran balasan Iran atas serangan AS-Israel terhadap fasilitas nuklir Natanz di tengah perayaan Idulfitri.

Dinas pemadam kebakaran Israel melaporkan kerusakan parah terjadi di pusat Kota Arad akibat serangan langsung di antara bangunan tempat tinggal. Puing-puing bangunan berserakan setelah rudal menghantam kawasan pemukiman warga sipil.





Serangan ini menargetkan Dimona, kota yang memiliki fasilitas nuklir Israel di gurun Negev. Militer Israel mengonfirmasi rudal Iran berhasil menghantam bangunan di kota tersebut, menandai eskalasi baru dalam konflik kedua negara yang saling menyerang instalasi nuklir masing-masing.

“Kerusakan parah terjadi di lokasi tersebut,” ujar dinas pemadam kebakaran dalam pernyataannya.

Media Israel menunjukkan gambar bangunan-bangunan yang rusak parah di kawasan yang diserang, dengan beberapa struktur roboh sepenuhnya. Petugas medis menangani korban luka setelah polisi melaporkan adanya puing-puing yang berjatuhan di kawasan pemukiman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji akan terus menyerang Iran setelah serangan balasan Tehran ini. Ia menghadapi malam yang sangat sulit karena serangan rudal langsung di Israel selatan yang menyebabkan korban sipil dan kerusakan infrastruktur.

Baca Juga : Gara-gara Agresi Amerika ke Iran Devisa Indonesia Bisa Tekor Rp184,8 Miliar per Hari

“Ini adalah malam yang sangat sulit dalam pertempuran untuk masa depan kita,” kata Netanyahu dalam pernyataannya, dilansir Minggu (22/3/2026).

Meski mengakui kesulitan situasi yang dihadapi, Netanyahu menegaskan Israel akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Serangan balasan Iran ini terjadi di tengah suasana Idulfitri, menambah ketegangan konflik yang sudah berlangsung sejak AS dan Israel menyerang fasilitas nuklir Natanz.

“Kami bertekad untuk terus menyerang musuh kami di semua lini,” lanjut Netanyahu.

Sementara itu, pemerintah Iran menyatakan serangan terhadap kota Israel sebagai balasan atas serangan AS-Israel terhadap situs nuklir mereka. Organisasi energi atom Iran sebelumnya mengonfirmasi kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran pada pagi hari yang sama namun tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang dilaporkan.

Organisasi energi atom Iran menyebut serangan AS-Israel terhadap kompleks pengayaan Natanz sebagai tindakan kriminal. Serangan tersebut dilakukan pada pagi hari di tengah perayaan hari besar umat Islam, memicu kemarahan Tehran yang segera membalas dengan serangan rudal ke kawasan pemukiman di Israel selatan. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x