VOICEINDONESIA.CO, Bali – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, resmi melepas 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sektor hospitality ke Bulgaria.
Acara pelepasan yang berlangsung di Hotel Prama Sanur Beach, Bali, Kamis (2/4/2026) ini menandai langkah strategis pemerintah dalam mengoptimalkan penempatan tenaga kerja terampil (medium-high skill) di pasar global.
Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa Bulgaria kini menjadi pintu gerbang penting bagi tenaga kerja profesional Indonesia di Eropa.
Baca Juga: Tiga Tahun Beroperasi, Bos Judi Online Ini Kantongi Hingga Rp3 Miliar
Berdasarkan data KP2MI, sektor hospitality dan property menjadi primadona dengan target total penempatan mencapai 2.300 orang secara bertahap.
“Arahan Bapak Presiden sangat jelas: tingkatkan kualitas pelindungan dan optimalkan penempatan tenaga kerja berkompetensi tinggi. Saudara bukan hanya bekerja, tapi menjadi duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia,” tegas Mukhtarudin.
Hingga kuartal pertama 2026, tercatat 1.239 kandidat telah mengantongi visa kerja Bulgaria, sementara 570 lainnya masih dalam proses di Kedutaan Besar Bulgaria di Jakarta.
Baca Juga: Tiga SPBE Bakal Pasok Kebutuhan LPG Pasca Ledakan SPBE di Bekasi
Lonjakan permintaan ini membuktikan bahwa etos kerja tenaga kerja Indonesia sangat diakui di mancanegara.
Selain memberikan motivasi, Menteri Mukhtarudin memberikan pesan khusus terkait integritas dan pengelolaan keuangan.
Ia mengingatkan para pekerja untuk menjauhi praktik judi online serta waspada terhadap ancaman phishing dan scam yang marak menyasar pekerja migran.
“Bekerjalah dengan profesional dan kelola uang dengan bijak untuk kesejahteraan keluarga. Kami berharap ada efek brain gain, di mana ilmu yang didapat di luar negeri bisa dibawa pulang untuk membangun ekonomi daerah,” tambahnya. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan
Baca Berita Lainnya di Google News


