VOICEINDONESIA.CO, Bandung – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan program magang nasional atau MagangHub di industri tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga membuka peluang untuk direkrut menjadi karyawan. Peserta magang yang memiliki kompetensi dan kinerja baik berpeluang besar untuk dilirik perusahaan.
Ia mengatakan, tidak sedikit perusahaan yang kemudian tertarik merekrut peserta magang karena sudah mengenal kemampuan mereka selama enam bulan. Bagi perusahaan, mencari kandidat baru tidak mudah sehingga merekrut peserta magang yang sudah dikenal lebih menguntungkan.
“Karena bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah. Jadi ketika Anda sudah hadir di sini 6 bulan, maka ngapain perusahaan cari yang lain kalau spesifikasinya memenuhi,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Voiceindonesia.co, Sabtu (7/3/2026)
Menaker menjelaskan bahwa program magang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi peserta, magang memberikan pengalaman kerja nyata, sertifikat, uang saku, serta kesempatan membangun jejaring profesional.
Sementara bagi perusahaan, program ini memberikan manfaat di antaranya uang saku peserta magang dibayarkan pemerintah dan mencari calon kandidat terbaik yang akan direkrut setelah magang. Hal ini lebih efisien karena perusahaan sudah mengenal kinerja peserta selama masa magang.
“Merekrut yang baru belum tentu juga dikenal baik, uji coba tau-tau tidak cocok dan itu mahal buat perusahaan,” tegasnya.
Baca Juga : Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Gratis dari Kemnaker Diperpanjang hingga 24 Maret
Magang di perusahaan strategis seperti PT Dirgantara Indonesia memberikan pengalaman yang lebih menarik dan unik bagi para peserta. Berdasarkan hasil peninjauan, sebagian peserta magang bahkan sudah terlibat langsung dalam proses final assembly pesawat.
Menaker berpesan kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan magang dengan sebaik-baiknya. Mereka diminta menunjukkan kemampuan, ketekunan, dan dedikasi agar benar-benar siap memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan enam bulan magang.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Tunjukkan bahwa Anda mampu, tekun, dan berdedikasi,” pesannya.
Menaker juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah membuka kesempatan magang bagi lulusan perguruan tinggi, termasuk PTDI. Ia berharap program ini dapat terus berkembang sehingga semakin banyak lulusan perguruan tinggi yang memperoleh kesempatan mendapatkan pengalaman kerja di dunia industri.
Baca Juga : Kementerian Ketenagakerjaan Gratiskan Pembinaan K3 Bagi 4.025 Peserta
Direktur Produksi PTDI Dena Herdiana menyampaikan, pada tahun 2025 PTDI menerima 134 peserta magang yang terdiri dari 86 pria dan 48 perempuan dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian. Melalui program ini para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga mengembangkan kompetensi dan karakter profesional.
“Kami percaya sinergi antara dunia industri dan pemerintah merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.
Salah satu peserta magang, Farhan, yang telah menjalani program magang selama tiga bulan di PTDI, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan. Ia ditempatkan di bagian maintenance facility dan terlibat dalam berbagai kegiatan perawatan fasilitas perusahaan. (Sin/Ah)
Pilihan Redaksi : Menggugat Negara: PMI Bukan Objek, Selamatkan Nyawa dari Jerat Perdagangan Manusia
Baca Berita Lainnya di Google News


