Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi

Dari 10 Ribu Lebih Peserta Lolos, Kemnaker Pastikan Semua Latar Belakang Terwakili lewat Dua Jalur Seleksi

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerapkan dua jalur penerimaan dalam Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk memastikan pemerataan akses bagi lulusan SMA dan SMK sederajat dari berbagai latar belakang.

Dari total 10.405 peserta yang lolos tahap pertama, sebanyak 5.833 orang masuk melalui jalur seleksi reguler sementara 4.572 orang melalui jalur kerja sama afirmatif dengan mitra industri dan masyarakat. Kombinasi kedua jalur ini dirancang untuk menjangkau lebih banyak calon peserta.





Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menekankan pentingnya transparansi dalam proses penerimaan pada Kamis (9/4/2026). Seluruh pendaftaran dan seleksi dilakukan terpusat melalui platform Skillhub Kemnaker untuk menjamin pelaksanaan yang inklusif dan non-diskriminatif.

“Sehingga, prosesnya lebih transparan dan mudah dipantau,” ujarnya.

Para peserta tersebar di 80 lokasi pelatihan meliputi 21 balai latihan kerja, 13 satuan pelatihan di bawah Ditjen Binalavotas, serta 46 BLK UPTD di seluruh Indonesia. Penyebaran lokasi ini memastikan akses yang merata bagi peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti program.

Darmawansyah menilai program ini akan menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan sumber daya manusia. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan industri, program ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi angkatan kerja Indonesia.

Baca Juga : Daerah Tingkat Pengangguran Tinggi Dapat Kuota Magang Lebih Banyak

“Program ini diharapkan mampu mengurangi pengangguran, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing angkatan kerja Indonesia,” katanya.

Kemnaker menyediakan fasilitas lengkap untuk mendukung peserta fokus mengikuti pelatihan. Fasilitas tersebut mencakup pelatihan gratis, makan siang selama pelatihan, bantuan transportasi, perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, serta sertifikat pelatihan.

Peserta juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, serta fasilitas asrama untuk pelatihan tertentu. Fasilitas lengkap ini diberikan agar peserta bisa fokus mengikuti program tanpa terbebani biaya dan hambatan operasional.

Darmawansyah menegaskan pelatihan vokasi merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja. Program ini menjadi bagian dari upaya Kemnaker mengatasi pengangguran melalui peningkatan kompetensi angkatan kerja yang sesuai kebutuhan industri. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x