Peserta Program Magang Nasional 2025 Tahap I Didorong Lanjut ke Sertifikasi Kompetensi

Program Magang Nasional 2025 Tahap I Ditutup, Peserta Didorong Segera Ikuti Sertifikasi Kompetensi

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia
Foto : Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.(dok.old.voiceindonesia.co/Humas Kemnaker)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Pemerintah mendorong peserta Magang Nasional tidak berhenti pada pengalaman kerja, melainkan melanjutkan ke tahap sertifikasi kompetensi sebagai bekal masuk pasar kerja.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/4/2026), usai menutup program Magang Nasional 2025 Tahap I yang telah rampung.





“Interaksi antara peserta Magang Nasional dengan Kemnaker belum selesai. Fase selanjutnya adalah sertifikasi kompetensi yang kami siapkan bekerja sama dengan BNSP,” ujarnya.

Ia menilai sertifikasi menjadi bentuk pengakuan konkret atas keterampilan yang telah diperoleh selama berada di dunia kerja.

Peserta pun diminta mempersiapkan diri sebelum mengikuti uji kompetensi, baik melalui balai pelatihan Kemnaker maupun lembaga sertifikasi profesi yang bermitra.

“Kami ingin memastikan keterampilan yang didapat tidak berhenti sebagai pengalaman, tetapi diakui secara resmi,” kata dia.

Baca Juga : Wamenaker : Bukan Ijazah, Kompetensi Jadi Utama di Dunia Kerja

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan ekosistem penempatan kerja melalui platform digital SiapKerja yang terintegrasi dengan berbagai portal lowongan.

Seluruh informasi lowongan kerja, baik di dalam maupun luar negeri, didorong terkonsolidasi dalam satu sistem agar lebih mudah diakses pencari kerja.

“Seluruh lowongan kerja kami dorong terintegrasi dalam satu platform agar aksesnya semakin luas,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Nasional Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Kemnaker Anwar Sanusi menyebut proses sertifikasi akan dimulai pada awal Mei 2026.

“Harapan kami, sertifikasi ini menjadi tambahan modal bagi peserta untuk meniti karier yang lebih baik ke depan,” kata Anwar. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x