Lia Fitria, PMI di Arab Saudi yang Minta Jokowi Bantu Pulang ke Tanah Air

by VOICEINDONESIA.CO- Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia
Lia Fitria, wanita asal Jakarta meminta bantuan pada Pemerintah untuk dipulangkan dari Arab Saudi.

Jakarta – Lia Fitria, Pekerja Migran Indonesi (PMI) asal Jakarta yang bekerja di Arab Saudi meminta bantuan dari pemerintah Indonesia agar bisa kembali ke Indonesia.

Lia Fitria mengaku bahwa ia berangkat kerja ke luar negeri secara unprosedural alias ilegal, tanpa mengatahui akan bekerja dimana dan dengan siapa.





Setibanya di Arab Saudi, Lia Fitria terkejut karena ia mendapatkan pekerjaan dimana harus mengurus seorang yang memiliki penyakit menular yang membahayakan dirinya.

“Nama saya Lia Fitria, asal saya dari Jakarta, Ciracas Jakarta Timur cuman saya berdomisili di Purwakarta,” ungkap Lia Fitria pada video yang diterima VOICE Indonesia pada Minggu, (26/3).

Lia Fitria mengatakan bahwa dirinya mendaftarkan diri kepada pria yang bernama pak Haji Amir yang beralamat di Condet.

Lia menjelaskan bahwa pria yang bernama pak Haji Amir ini tidak memiliki kantor.

“Tidak ada plang PT nya dan setelah berangkat ternyata saya PMI ilegal,

“Saya memilih awal negara tujuan Abu Dhabi tidak ada tawaran pekerjaan di sana, kemudian ada tawaran ke negara Saudi Arabia, saya pun menyetujuinya,” jelas Lia Fitria.

Lia Fitria menjelaskan bahwa dirinya tidak diberitahu kondisi majikannya dan sistem kontraknya.

“Pas saya datang ke rumah majikan yang di Saudi ternyata mengurus seorang nenek yang memiliki penyakit gatal yang tidak dapat disembuhkan oleh Rumah Sakit,” kata Lia Fitria.

Tak hanya itu, kini kondisi Lia Fitria juga tertular penyakit yang dialami oleh majikannya.

“Saya pun tertular apalagi di area sensitif, langsung parah,” kata Lia Fitria.

Lia juga mengatakan bahwa dirinya sudah meminta untuk berhenti dan kembali ke Indonesia.

“Saya pun mengadu ingin pulang tapi tidak bisa kembali ke kantor kata majikan karena kamu tidak ada kantornya,” ujar Lia Fitria yang mendapat ancaman dari majikannya.

Saat ini Lia Fitria sudah bertahan selama lima bulan di Arab Saudi dengan kondisi sakit-sakitan.

“Terakhir penyakit lama saya kambuh karena saya memiliki penyakit erosi serviks, badan saya lemah, ada pendarahan saya pun kembali minta ke rumah sakit ternyata kata dokter ada bakteri dalam rahim saya,” jelas Lia Fitria.

Lia Fitria mengatakan bahwa saat diperiksa dokter mengatakan bahwa penyebabnya adalah tempat kerja yang tidak bersih.

Kini Lia Fitria mengaku trauma dan memutuskan untuk tidak menyentuh nenek yang memiliki penyakit menular tersebut.

“Saya memutuskan mogok kerja dan saya minta pulang ke majikan cuman majikan menuntut saya minta ganti rugi, saya tidak sanggup karena terlalu besar,” kata perempuan asal Jakarta itu.

Ketika meminta untuk pulang, Lia Fitria malah di menyekapnya hingga makanan dibatasi oleh majikannya.

Majikan tersebut meminta Lia Fitria untuk menyelesaikan kontraknya.

Saat ini Lia Fitria meminta bantuan pada pihak Jokowi dan para lembaga petinggi di Indonesia agar bisa membantunya untuk pulang.

“Saya mohon kepada pak Jokowi, kepada negara, kepada petinggi lembaga di Indonesia agar bisa membantu memulangkan saya, saya sangat trauma sekarang, terlebih penyekapan ini saya sangat takut pada perlakuan mereka yang tidak baik tiap hari pada saya,”

“Saya mohon dengan segera agar saya bisa dipulangkan, bisa diproses untuk pulang,” kata Lia Fitria.

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x