Menaker Ungkap PMI Harus Punya Kompetensi Agar Tidak Jadi Korban Saat Bekerja di Luar Negeri

by VOICEINDONESIA.CO- Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VoiceIndonesia.co – Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa memiliki kompetensi adalah hal yang penting bagi pekerja migran Indonesia.

Hal ini akan menjadi salah satu tolak ukur agar tenaga kerja bisa diterima di luar negeri.





Ida Fauziyah juga menjelaskan dengan memiliki keterampilan seperti bahasa dapat mengurangi terjadinya kasus tindak kekerasan yang sering terjadi pada pekerja migran Indoneisa.

“Ini berawal dari tidak adanya bekal keterampilan. Jadi kesimpulannya, jika ingin bekerja ke luar negeri maka jangan lupa bekali diri dengan keterampiran. Apalagi perintah Undang-undang keterampilan yang bersertifikasi,” ucap Menaker.

Dilansir dari ANTARA, Senin, 28 Agustus 2023, Menaker mengatakan bahwa pekerja migran yang berada di shelter bermasalah karena proses penempatannya tidak dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar.

Ia juga berpesan agar CPMI yang akan bekerja ke luar negeri agar mengikuti prosedur yang benar agar bisa terlindungi dari sebelum, selama hingga pulang dari negara penempatan.

“Jadi saya berharap teman-teman semua bisa membantu kami kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sampaikan kepada saudara-saudara yang di kampung halaman, jika ingin bekerja ke luar negeri maka ikuti prosedur yang benar, dan pemerintah sekarang sudah mempermudah proses penempatan pekerja migran Indonesia,” kata Ida Fauziyah

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x