VOICEINDONESIA.CO, Bogor – Presiden Prabowo Subianto mencanangkan program strategis “Kampung Nelayan Merah Putih” untuk memodernisasi 12 juta kampung nelayan di seluruh Indonesia.
Dalam rencana besar ini, pemerintah akan menyalurkan kapal penangkap ikan berukuran 5 gross tonnage (GT) hingga 30 GT guna meningkatkan kapasitas melaut dan kesejahteraan nelayan lokal.
Selain bantuan armada, tiap kampung nelayan akan dilengkapi dengan infrastruktur penunjang seperti dermaga kecil (jetty), pabrik es, hingga fasilitas cold storage.
Baca Juga: UU HAM Perlu Diganti Total, Ini Alasannya
Presiden menargetkan setidaknya setiap desa nelayan nantinya mampu mengoperasikan satu unit kapal berukuran 30 GT.
“Kita sudah punya pilot project di Biak (Papua) yang telah terbukti meningkatkan hasil petani hampir 60 persen peningkatannya,” ujar Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).
Untuk merealisasikan pengadaan 1.500 unit kapal penangkap ikan, Presiden Prabowo telah menjalin kerja sama strategis dengan galangan kapal ternama asal Inggris, Babcock.
Baca Juga: Tak Kunjung Cair! Klaim Asuransi PMI yang Tewas di Taiwan Sudah 4 Bulan Lebih
Kesepakatan ini difinalisasi dalam kunjungan kerja kepresidenan ke London pada pertengahan Januari 2026, sebagai bagian dari kemitraan maritim Indonesia-Inggris.
Hingga awal tahun 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan sudah ada 19 Kampung Nelayan Merah Putih yang beroperasi di berbagai wilayah, mulai dari Tolitoli hingga Bulukumba.
Keberhasilan program ini mulai terlihat nyata dengan ekspor perdana hampir satu ton ikan segar dari Bulukumba ke Arab Saudi pada awal Januari lalu.
Langkah modernisasi ini diharapkan tidak hanya menggenjot angka produksi perikanan nasional, tetapi juga memutus ketergantungan nelayan kecil terhadap sarana prasarana tradisional yang terbatas, sehingga mampu bersaing di pasar ekspor global. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Berhenti Memanjakan “Scammer” Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan
Baca Berita Lainnya di Google News


