VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten guna menjalankan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Fokus optimalisasi SDM ini akan dibagi ke dalam beberapa klaster utama, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan, serta sektor pendidikan dan kesehatan.
Rini menyebut pemenuhan SDM ini bukan sekadar proses administratif, melainkan upaya memastikan agenda prioritas nasional berdampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Tak Sekadar Bangun Fisik, Infrastruktur Diarahkan Dongkrak Ekonomi Nasional
“Rapat ini penting untuk memastikan optimalisasi SDM adalah upaya strategis guna memastikan tersedianya personel yang kompeten, berintegritas, dan siap mendukung pelaksanaan program prioritas nasional,” ujar Rini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/4/2026).
Dalam Rapat Tingkat Menteri yang digelar Kamis (2/4), ia menekankan bahwa kesuksesan PHTC memerlukan pendekatan collaborative dan network governance.
Strategi ini bertujuan agar seluruh elemen pemerintahan, baik pusat maupun daerah, bergerak dalam satu arah yang terpadu dan tidak berjalan sendiri-sendiri (silo).
Baca Juga: Warga Belgia Dideportasi Usai Terjun dari Tebing
Rini menjelaskan bahwa pola jejaring ini akan mempercepat pengambilan keputusan dan menciptakan tanggung jawab kolektif antarinstansi.
Dengan orientasi pada hasil bersama (shared outcome), setiap kementerian dan lembaga yang bertanggung jawab pada klaster tertentu diwajibkan segera menindaklanjuti proyeksi kebutuhan SDM mereka.
“Selain diperlukan adanya kebijakan pemenuhan SDM yang fleksibel dan adaptif, juga diperlukan mekanisme pengawasan yang lebih kuat agar kualitas SDM tetap terjaga,” pungkas Rini. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan
Baca Berita Lainnya di Google News


