Program MBG Diklaim Serap 897 Ribu Lapangan Kerja

Pemerintah target SPPG akan terus meningkat hingga mencapai 23 ribu unit pada Maret 2026

by VOICEINDONESIA.CO- Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil menciptakan 897.777 lapangan kerja baru melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Hingga 12 Februari 2026, tercatat sebanyak 21.897 unit SPPG telah beroperasi dan melayani 65 juta penerima manfaat, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, serta kelompok ibu hamil, menyusui, dan balita.





Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Ermia Sofiyessi, mengungkapkan bahwa jumlah penerima manfaat terus bertambah seiring diperluasnya sasaran program.

Baca Juga: DPR: Mafia Merajalela Jadi Penyebab Emas Antam Langka 

Mulai Januari 2026, para guru dan tenaga kependidikan di sekolah kini turut mendapatkan jatah makan gratis yang sebelumnya hanya diperuntukkan bagi siswa.

“Capaian lapangan kerja baru di SPPG kita sudah mencapai 897.777 orang. Untuk penerima manfaat saat ini sudah menjangkau 65 juta jiwa,” ujar Ermia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

BGN menargetkan jumlah SPPG akan terus meningkat hingga mencapai 23 ribu unit pada Maret 2026.

Saat ini, sebanyak 5.000 unit tambahan sedang dalam proses pembangunan guna mengejar target total 33.670 unit pada tahun ini.

Baca Juga: BGN Ancam Stop Operasional SPPG Tanpa Tempat Istirahat Pegawai 

Penambahan tersebut akan difokuskan pada daerah aglomerasi sebanyak 25.400 unit dan daerah terpencil sebanyak 8.270 unit.

Pihak BGN memastikan bahwa meskipun proses pendaftaran portal pembangunan saat ini sudah ditutup, pengawasan terhadap kualitas gizi dan distribusi tetap menjadi prioritas utama.

Penambahan target di tahun 2026 ini dilakukan untuk merespons tingginya animo masyarakat sekaligus memastikan pemerataan akses gizi di wilayah pelosok.

Ekspansi masif ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas kesehatan generasi mendatang, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal di setiap dapur SPPG yang didirikan.(af/hi)

Pilihan Redaksi: Berhenti Memanjakan “Scammer” Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan

Baca Berita Lainnya di Google News 

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x