VOICEINDONESIA.CO, Nunukan – Rapat Koordinasi Pengelolaan di Lingkungan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Nyamuk tahun 2024 berlangsung dinamis.
Acara dibuka oleh Kepala BNPP PLBN Sei Nyamuk, Hariman, yang menyoroti sejumlah agenda penting untuk mendukung operasional PLBN ke depan.
Dalam pembukaan, Hariman menyampaikan rencana pengujian alat X-Ray yang melibatkan stakeholder CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security), bertujuan meningkatkan pengawasan terhadap barang terlarang.
Baca Juga: Kapolri Harap Direktorat PPA dan PPO Tekan Kasus Kekerasan
Selain itu, persiapan menghadapi momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) dari 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025 menjadi agenda prioritas.
Ia juga meminta tanggapan dari masing-masing instansi terkait rencana tersebut.
Kepala Badan Karantina dan Tumbuhan, Maruliman, menyatakan kesediaan mendukung kegiatan dengan menyiapkan petugas yang diperlukan.
Kepala Pos Imigrasi Sebatik, Juwadi, menyampaikan kesiapan koordinasi dengan Kantor Imigrasi Nunukan untuk menempatkan petugas yang standby selama Nataru, mendukung operasional X-Ray, dan memperketat pengawasan WNA ilegal.
Kepala Pos Bea Cukai Sebatik juga memberikan tanggapannya, Iman, komitmen untuk mendukung penuh penggunaan alat X-Ray serta menempatkan personel sesuai kebutuhan.
Ike, selaku Kepala Badan Karantina Kesehatan memberikan tanggapannya memastikan dukungan terhadap penggunaan X-Ray serta kesiapan pencegahan wabah penyakit menular.
Baca Juga: Menteri Karding Sebut Tiga Cara Penurunan PMI Non Prosedural
Rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar instansi, demi mendukung kelancaran operasional dan pelayanan di PLBN Sei Nyamuk, khususnya menghadapi tantangan di masa mendatang.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Jodhi Erlangga, juga memberikan pandangan terkait rencana tersebut.
“Kami dari keimigrasian siap mendukung operasional X-Ray dengan memastikan infrastruktur teknologi berjalan optimal. Dukungan ini termasuk integrasi data dan kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan terbaik. Penggunaan teknologi seperti X-Ray merupakan langkah penting untuk meningkatkan pengawasan di PLBN Sei Nyamuk,” jelasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa koordinasi antarinstansi merupakan kunci keberhasilan operasional di perbatasan.
“Sinergi dan komunikasi yang baik antara semua pihak, terutama CIQS, akan sangat mendukung kelancaran pelayanan, khususnya pada masa sibuk seperti Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.*


