VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja tetap di pabrik Mie Sedaap di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Pengurangan tenaga kerja yang terjadi merupakan pelepasan tenaga kerja outsourcing seiring kembalinya volume produksi ke tingkat normal setelah melewati lonjakan permintaan musiman (seasonal demand).
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menjelaskan bahwa perusahaan sebelumnya melakukan rekrutmen tambahan untuk memenuhi kenaikan kapasitas produksi menjelang hari besar keagamaan.
“Untuk peningkatan produksi itu mereka merekrut sejumlah tenaga kerja outsourcing, bukan tenaga kerja permanen,” ujar Febri saat ditemui di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Bayi Dijual di Medsos, Pelaku Terancam UU TPPO
Febri menambahkan bahwa pola ini lazim terjadi pada industri padat karya seperti makanan, minuman, dan tembakau.
Perusahaan biasanya memacu produksi dua bulan sebelum hari raya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pasar.
Setelah masa puncak tersebut berlalu, kebutuhan akan tenaga kerja tambahan yang bersifat sementara pun berakhir sesuai kontrak.
Sebelumnya, isu PHK ini sempat viral di media sosial setelah muncul informasi bahwa sekitar 400 pekerja dirumahkan beberapa hari menjelang Ramadan.
Baca Juga: 13 Perempuan Korban TPPO Bakal Jalani Pemulihan di Rumah Aman
Kabar tersebut menyebutkan para pekerja hanya menerima pemberitahuan melalui pesan WhatsApp meskipun masa kontrak diklaim masih berjalan.
Menanggapi hal tersebut, PT Karunia Alam Segar (KAS) selaku produsen Mie Sedaap memastikan operasional pabrik tetap berjalan normal.
Pihak manajemen membantah adanya kebijakan merumahkan karyawan secara massal dan menegaskan komitmen mereka dalam menjalankan praktik ketenagakerjaan sesuai regulasi.
“PT KAS tetap berjalan normal secara operasional dan ketenagakerjaan, tidak ada PHK maupun karyawan yang dirumahkan,” tegas Human Resources & General Affairs PT KAS, Peter Sindaru, dalam pernyataan tertulisnya. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!
Baca Berita Lainnya di Google News


