VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya untuk memastikan seluruh aplikasi dan layanan publik digital berjalan tanpa kendala.
Ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar adanya laporan mengenai sistem yang bermasalah, aplikasi yang down, maupun kontak informasi yang sulit dijangkau oleh masyarakat.
“Saya menginginkan layanan tidak boleh bermasalah. Kondisi memang tidak mudah, dan saya tidak menginginkan masih ada layanan dan aplikasi yang bermasalah, yang down, serta kontak informasi yang tidak bisa dijangkau,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: 14 Warga Palembang Terjebak Sindikat Judi Online di Kamboja
Yassierli menyatakan, hal ini bertujuan untuk memastikan layanan strategis seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), pelatihan kerja, dan pasar kerja dapat diakses secara cepat dan responsif oleh para pekerja.
Menurut Menaker, kendala teknis pada layanan publik bukan sekadar masalah sistem, melainkan hambatan nyata bagi masyarakat untuk mendapatkan perlindungan negara.
Di tengah situasi ekonomi yang penuh tekanan, keandalan layanan digital menjadi tolok ukur kehadiran negara bagi para pekerja yang membutuhkan bantuan atau informasi ketenagakerjaan.
Baca Juga: Mendagri Tuntut Kepala Daerah Kreatif Kelola Keterbatasan Anggaran
Peningkatan kualitas layanan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan mendasar masyarakat.
Menaker meminta seluruh unit kerja di lingkungan Kemnaker untuk membuang ego sektoral dan memperbaiki koordinasi internal agar pelayanan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Negara dituntut hadir melalui layanan yang andal dan mudah dijangkau. Seluruh unit kerja harus memperkuat koordinasi dan memperbaiki cara kerja internal,” tegasnya.
Melalui perbaikan tata kelola dan infrastruktur teknologi ini, Kemnaker optimistis aksesibilitas program-program ketenagakerjaan akan semakin luas dan memberikan dampak optimal bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Bahlil: Pemerintah Minta Bantuan Masyarakat Hadapi Dampak Perang Timur Tengah
Baca Berita Lainnya di Google News


