Dua Kapal RI Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Genjot Diplomasi

Komunikasi intens dilakukan untuk membuka jalur bagi kapal Pertamina yang tertahan

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Upaya diplomasi terus digenjot pemerintah Indonesia untuk membuka akses pelayaran bagi dua kapal tanker yang masih tertahan di Selat Hormuz.

Kedua kapal tersebut merupakan milik Pertamina International Shipping (PIS), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro yang hingga kini belum mendapat izin melintas.





Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut komunikasi dengan otoritas terkait terus dilakukan secara intensif.

“Kita lagi sedang berkomunikasi terus ya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Pemerintah juga melibatkan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) dalam upaya diplomatik guna memastikan jalur komunikasi dengan pihak Iran tetap terbuka.

Sementara itu, pihak perusahaan memastikan koordinasi dilakukan secara berkelanjutan untuk memantau perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga : Indonesia Protes Rencana Kebijakan Iran di Selat Hormuz

“Bersama dengan Kemlu, PIS terus memantau perkembangan 24/7,” ujar Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita.

Selain aspek diplomasi, keselamatan awak kapal dan keamanan muatan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Pemerintah berharap meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah dapat segera membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal Indonesia. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x