Kapolda Sulsel Turut Tangan Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Polres Gowa di Kasus TPPO

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Makassar – Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro langsung mengambil alih penanganan kasus dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Gowa pada Kamis (13/11/2025). Langkah cepat ini diambil untuk memastikan tidak ada upaya perlindungan terhadap anggota yang diduga terlibat kejahatan.

Djuhandhani menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir kejahatan dalam bentuk apapun, termasuk yang melibatkan anggota kepolisian sendiri. Ia menekankan bahwa penegakan hukum akan dijalankan tanpa pandang bulu, memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk lolos dari jerat hukum.





“Kami tidak akan mentolerir semua terkait kejahatan jalanan dan yang lain yang terjadi di masyarakat,” ujar Djuhandhani di Mapolda Sulsel.

Baca Juga: KBRI Singapura Perkuat Perlindungan WNI Hadapi Ancaman TPPO di Asia Tenggara

Terkait kasus TPPO yang menyeret nama anggota Polres Gowa, Kapolda Sulsel memastikan telah menghubungi langsung Kapolres untuk koordinasi penanganan. Anggota yang dilaporkan terlibat langsung diperiksa secara intensif untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik dugaan keterlibatan tersebut.

“Saya langsung ambil alih. Kapolres sudah saya hubungi, kemudian anggota yang dilaporkan terlibat langsung kita periksa,” jelasnya.

Baca Juga: Lewat Program Desa Binaan, Imigrasi Banten Perkuat Pencegahan TPPO

Djuhandhani menyampaikan bahwa kebijakan penegakan hukum ini bukan bersifat sementara, melainkan menjadi komitmen jangka panjang Polda Sulsel untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Ia menargetkan wilayah Sulsel menjadi daerah yang aman bagi masyarakat namun menakutkan bagi pelaku kriminal.

Kasus TPPO yang melibatkan oknum kepolisian ini saat ini masih dalam tahap pemeriksaan mendalam untuk mengungkap seluruh jaringan dan modus operandi yang digunakan. Kapolda Sulsel berkomitmen menjalankan proses hukum secara transparan dan adil, tanpa memberikan perlakuan istimewa kepada siapapun termasuk anggota kepolisian.

“Kami akan menjadikan Sulsel tempat yang aman, sejuk bagi masyarakat, dan kami jadikan tempat paling tidak aman bagi seluruh pelaku kejahatan,” katanya.

Langkah tegas Kapolda Sulsel ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sekaligus memberikan efek jera bagi oknum yang berniat menyalahgunakan kewenangan. Polda Sulsel akan terus melaksanakan penegakan hukum secara berkelanjutan sesuai dengan komitmen menciptakan wilayah yang kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x