VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengklaim program “Mudik ke Jakarta” mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.
Hal ini tercermin dari lonjakan drastis jumlah kunjungan di sejumlah destinasi wisata utama Ibu Kota serta meningkatnya penggunaan transportasi publik selama periode libur Lebaran 2026.
Data menunjukkan kawasan Kebun Binatang Ragunan menjadi destinasi paling favorit dengan total 222.991 pengunjung, disusul Taman Impian Jaya Ancol dengan 155.000 orang, dan kawasan Monas yang mencatatkan 126.790 kunjungan pada periode 22–24 Maret.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Arab Saudi Pastikan Jadwal Haji 2026 Berjalan Normal
“Hal ini menunjukkan bahwa program Mudik ke Jakarta mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat,” ujar Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Selain sektor pariwisata, kebijakan transportasi publik gratis pada 21–22 Maret juga memicu kenaikan jumlah penumpang.
Pengguna MRT Jakarta tercatat mencapai 135.117 orang, melonjak 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, pengguna LRT mengalami kenaikan sebesar enam persen dengan total 9.987 penumpang.
Baca Juga: Komisi X DPR Minta PJJ Tidak Diterapkan Secara Nasional, Ini Alasannya
Program yang mengusung tema “Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang” ini dijadwalkan masih terus berlangsung hingga 31 Maret mendatang.
Pramono meyakini bahwa meski arus keluar Jakarta cukup tinggi, Ibu Kota tetap menjadi magnet bagi wisatawan dan warga lokal yang tidak mudik.
“Tema itu dipilih karena saya meyakini meski pemudik dari Jakarta cukup banyak, namun Ibu Kota juga akan tetap ramai pada momen libur Lebaran,” tegasnya.
Kesuksesan program ini disebut tidak lepas dari dukungan berbagai kolaborator, mulai dari maskapai Citilink, PT KAI, pengelola hotel, pusat perbelanjaan, hingga berbagai penyedia promo wisata di Jakarta.
Lewat kolaborasi ini, pemerintah berharap perputaran ekonomi di Jakarta tetap terjaga selama masa libur panjang. (af/hi)
Pilihan Redaksi:Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan
Baca Berita Lainnya di Google News


