Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Pada 9 K/L Tembus 89 Persen

Sembilan kementerian dan lembaga ungguli capaian nasional

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) atas 9 Kementerian/Lembaga (K/L) mencapai 89 persen pada semester I 2025.

Ketua BPK, Isma Yatun mengungkapkan angka ini melampaui rata-rata nasional yang hanya sebesar 81 persen. Adapun kesembilan K/L itu meliputi lembaga tinggi negara, kementerian pertahanan beserta TNI, dan beberapa badan strategis lainnya.





“Sampai dengan semester I tahun 2025, tingkat penyelesaian rekomendasi hasil pemeriksaan kementerian/lembaga pada entitas pemeriksaan ini telah mencapai 89 persen,” ungkap Isma di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Menurutnya penyelesaian rekomendasi hasil pemeriksaan periode sebelumnya menjadi pertimbangan penting dalam pemeriksaan Laporan Keuangan (LK) tahun 2025.

Isma menekankan pentingnya penyelesaian permasalahan material agar tidak memengaruhi kewajaran Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) maupun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP).

Ia menekankan, risiko yang perlu menjadi perhatian meliputi pengelolaan dan pelaporan aset tetap, belanja, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Baca Juga : Meski Raih WTP 8 Kali, BPK Soroti Pengelolaan Barang Rampasan Kejagung

Pemeriksaan atas LK Tahun 2025 dilaksanakan untuk memberikan opini atas kewajaran LKKL sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Isma mengimbau seluruh entitas terus meningkatkan kualitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap regulasi. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna

Baca Berita Lainnya di Google News

Foto : Ilustrasi gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan dokumen audit laporan keuangan pemerintah. (dok.Voiceindonesia.co) 

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x