Hadapi Tekanan Global, Pemerintah Perketat Anggaran Kementerian

Kementerian Justru Ajukan Kenaikan Anggaran, Menkeu Ambil Alih Penentuan Besaran Pemotongan K/L

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa akan mengambil alih penentuan persentase pemotongan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) setelah upaya meminta masing-masing kementerian melakukan efisiensi secara mandiri tidak membuahkan hasil. Alih-alih memangkas anggaran, sejumlah kementerian justru mengajukan kenaikan.

Langkah tegas ini diambil Kementerian Keuangan sebagai respons atas meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, terutama akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Purbaya menyatakan akan menentukan langsung besaran pemotongan anggaran untuk setiap kementerian, yang kemudian wajib disesuaikan oleh masing-masing lembaga.





“Kalau bisa saya tentukan, saya potong berapa persen, nanti mereka yang sesuaikan,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Kementerian Keuangan akan menyisir komponen belanja yang dianggap bisa ditunda untuk sementara waktu. Fokus efisiensi menyasar pada program-program yang tidak memberikan dampak signifikan atau memiliki akselerasi lambat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Purbaya menyebutkan berbagai contoh komponen belanja yang bisa ditunda. Mulai dari kegiatan rapat yang tidak jelas urgensinya hingga kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak terhadap pertumbuhan ekonomi. Kebijakan ini mencakup berbagai aspek belanja operasional, termasuk kegiatan internal yang tidak mendesak.

Pemerintah saat ini juga tengah mengkaji berbagai skema operasional baru untuk mendukung penghematan biaya rutin. Salah satu opsi yang sedang dihitung adalah penerapan sistem kerja work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara di kementerian dan lembaga.

“Saya minta tadinya kementerian untuk memotong sendiri, tapi mereka kalau disuruh gitu nggak mau memotong, dia naikkan semua malah,” katanya.

Baca Juga : BPK Audit LK Kemnaker 2025, Soroti Efisiensi Anggaran

Selain efisiensi pada tingkat program, wacana pemotongan gaji menteri dan wakil menteri juga mencuat sebagai bagian dari penghematan anggaran negara. Purbaya menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut sebagai langkah nyata solidaritas pejabat negara dalam penghematan belanja.

Presiden Prabowo Subianto melakukan rapat terbatas bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani untuk membahas langkah efisiensi anggaran.

“Rapat nggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi, kita bisa tunda,” ujarnya. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x