2 Ribu Mahasiswa Diterjunkan, Dongkrak Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi 

Riset potensi lokal fokus pada hilirisasi dan industrialisasi kawasan"

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Bandung – Kementerian Transmigrasi mengoptimalkan program Tim Ekspedisi Patriot untuk melakukan riset potensi lokal sekaligus merumuskan strategi pengembangan ekonomi baru di kawasan transmigrasi. Program ini diharapkan mendorong pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan di wilayah-wilayah transmigrasi.

Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan, pihaknya telah memberangkatkan 2.000 mahasiswa serta akademisi ke 154 kawasan transmigrasi strategis. Mereka ditugaskan melakukan penelitian terkait potensi wilayah transmigrasi selama empat bulan dengan fokus pada hilirisasi dan industrialisasi kawasan.





“Nah, kunci dari transformasi ini adalah bagaimana kita melakukan pertumbuhan ekonomi dengan bantuan SDM-SDM yang unggul,” ujarnya di Bandung, Senin (23/2/2026).

Program ini menjadi bagian dari langkah transformasi kementerian melalui penguatan sumber daya manusia di wilayah transmigrasi. Kehadiran SDM unggul di kawasan transmigrasi diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan sekaligus menghadirkan solusi pengembangan ekonomi yang sesuai dengan karakteristik daerah.

Iftitah menegaskan, pemerintah terus memperkuat kawasan transmigrasi sebagai bagian dari pemerataan penduduk dan peningkatan perekonomian. Namun persoalan klasik seperti konflik lahan garapan masih sering terjadi dan menjadi tantangan yang harus diselesaikan.

Masih banyak pekerjaan rumah dalam pembenahan kawasan transmigrasi agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pendapatan pemerintah daerah. Perbaikan infrastruktur secara bertahap akan meningkatkan daya tarik kawasan transmigrasi.

Baca Juga : Balai Latihan Kerja Jadi Strategi Jitu Tekan Pengangguran di Kepri?

“Kita harus segera melakukan revitalisasi, contohnya masalah lahan. Kalau hanya cerita sedih saja, tidak akan ada habisnya,” tegasnya.

Pembangunan permukiman perlu dilakukan secara terencana melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Langkah ini penting untuk memastikan kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga pusat ekonomi baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x