VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Gangguan penerbangan akibat konflik di Timur Tengah masih berdampak pada ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang belum bisa kembali ke tanah air.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) memastikan seluruh WNI yang terdampak saat ini dalam penanganan dan menunggu jadwal penerbangan untuk proses kepulangan.
Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah menyebut jumlah WNI yang masih tertahan mencapai ratusan orang di berbagai wilayah.
“Saat ini, terdapat 720 WNI yang tertahan disrupsi penerbangan di berbagai wilayah di Timur Tengah,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Kemlu bersama perwakilan RI di kawasan terus melakukan pemantauan situasi, khususnya di wilayah Teluk yang sebelumnya terdampak konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca Juga : Waduh, Ada 6 Ribu WNI Terjebak Konflik di Timur Tengah
Sejauh ini, ribuan WNI telah difasilitasi untuk kembali secara mandiri melalui koordinasi dengan perwakilan Indonesia di luar negeri.
“Saat ini sudah dalam penanganan untuk menunggu penerbangan ke tanah air,” katanya.
Di Iran sendiri, masih terdapat ratusan WNI, termasuk awak kapal yang berada di wilayah pesisir dan masih menunggu perkembangan situasi keamanan.
Kemlu memastikan proses evakuasi berikutnya akan dilakukan dengan perencanaan matang, mempertimbangkan keamanan jalur perjalanan yang akan dilalui.
“KBRI terus mematangkan rencana evakuasi tahap berikutnya,” ujarnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh WNI dapat kembali dengan aman di tengah kondisi kawasan yang belum sepenuhnya stabil. (Sin/Ah)
Pilihan Redaksi : Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber
Baca Berita Lainnya di Google News


