Agen Imigrasi Amerika Bakal Gantikan Petugas Bandara, Ada Apa?

Demokrat Buntu soal Anggaran, Trump Siagakan ICE Ambil Alih Pos Keamanan Bandara Mulai Senin

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) untuk bersiap menggantikan petugas keamanan bandara mulai Senin. Instruksi ini disampaikan melalui Truth Social menyusul kebuntuan anggaran yang menyebabkan personel keamanan bandara tidak menerima gaji sejak pertengahan Februari, dilansir AFP, Senin (23/3/2026).

Trump menegaskan telah memberi tahu agen imigrasi untuk segera mempersiapkan diri. Langkah ini diambil sebagai solusi darurat di tengah ketidakpastian pembayaran personel keamanan bandara akibat Partai Demokrat yang belum menandatangani perjanjian pendanaan untuk mengatasi penutupan sebagian pemerintah AS.





Presiden AS mengancam akan mengerahkan agen ICE untuk memberikan keamanan dengan level yang belum pernah terlihat sebelumnya. Rencana pengerahan ini menjadi tekanan politik kepada Partai Demokrat agar segera menyelesaikan masalah anggaran yang berlarut-larut.

“Saya berharap dapat memindahkan ICE pada hari Senin, dan telah memberi tahu mereka untuk, ‘BERSIAPLAH,'” tulisnya.

Kondisi personel keamanan bandara yang bekerja tanpa bayaran sejak pertengahan Februari memicu kekhawatiran terhadap standar keamanan penerbangan domestik. Penutupan sebagian pemerintah AS berdampak langsung pada ribuan pekerja di sektor transportasi dan keamanan, memaksa mereka tetap bertugas tanpa kepastian kapan gaji akan dibayarkan.

Trump menilai agen imigrasi yang dipimpinnya brilian dan patriotik, sehingga mampu mengambil alih tugas keamanan di bandara-bandara AS. Langkah drastis ini menandakan eskalasi ketegangan politik di Washington DC akibat kebuntuan pendanaan yang tak kunjung menemukan jalan keluar.

Baca Juga : Trump Ultimatum Iran 48 Jam, Buka Selat Hormuz atau Pembangkit Listrik Diserang

“Saya akan memindahkan Agen ICE kita yang brilian dan patriotik ke Bandara,” ujarnya.

Ancaman Trump muncul beberapa jam setelah taipan teknologi Elon Musk menawarkan menanggung gaji personel keamanan bandara AS. Namun presiden memilih mengambil langkah lebih tegas dengan menyiapkan pengerahan agen imigrasi, menunjukkan keseriusannya mengatasi masalah keamanan bandara di tengah kebuntuan politik dengan Partai Demokrat. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : PR Sistemik: Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Harus Direformasi Total

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x