Pelaku Usaha Disabilitas Perlu Akses Modal dan Pendampingan

Disabilitas Bukan Penghalang Berbisnis, Kemnaker Siapkan Akses Modal dan Pendampingan untuk Wirausaha Difabel

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai memperkuat pendekatan ekonomi inklusif dengan menekankan pentingnya akses pembiayaan dan pendampingan usaha bagi penyandang disabilitas.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Sukro Muhab menjelaskan, program yang dijalankan tidak hanya berhenti pada pelatihan kewirausahaan, tetapi juga diarahkan untuk memastikan keberlanjutan usaha yang telah dirintis peserta.





“Kami tidak hanya melatih, tetapi juga mendampingi dan membuka akses pembiayaan,” ujarnya pada Minggu (19/4/2026).

Menurut Sukro, perlu ada perubahan cara pandang dalam melihat peluang kerja, di mana masyarakat termasuk penyandang disabilitas tidak lagi bergantung sepenuhnya pada sektor formal.

Ia menilai peluang kerja dapat berkembang dari berbagai sektor, termasuk usaha mandiri dan ekonomi kreatif yang semakin terbuka dengan dukungan teknologi.

“Lowongan kerja itu ada di mana-mana. Tidak hanya di perusahaan, tetapi juga bisa diciptakan sendiri,” katanya.

Baca Juga : Menaker Minta Semua Instansi Patuhi Kuota Pekerja Disabilitas 2 Persen

Kemnaker juga mendorong agar pelatihan yang diberikan mampu memperkuat usaha rintisan sehingga dapat berkembang dan bahkan membuka lapangan kerja baru.

Dalam kerangka tersebut, pemerintah menghadirkan program lanjutan seperti Tenaga Kerja Mandiri untuk membantu pelaku usaha meningkatkan skala bisnisnya.

“Keterbatasan fisik bukan penghalang. Yang terpenting adalah kreativitas dan kemampuan berpikir,” ujarnya. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x