Pengusaha Ingatkan Dampak Kebijakan WFH 

Ketua Apindo tegaskan penerapan WFH sebaiknya diserahkan pada kebijakan masing-masing perusahaan

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Kalangan pengusaha angkat bicara soal kebijakan WFH sehari sepekan yang saat ini mulai berlaku. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengingatkan pemerintah bahwa memukul rata kebijakan ini ke seluruh sektor justru berpotensi mengganggu produktivitas dan keberlangsungan operasional dunia usaha.

Ketua Umum Apindo, Shinta W Kamdani menegaskan setiap perusahaan memiliki karakteristik operasional yang berbeda sehingga keputusan penerapan WFH paling tepat berada di tangan masing-masing perusahaan bukan diatur seragam dari atas.





“Kebijakan WFH perlu memberikan ruang fleksibilitas bukan penerapan yang diseragamkan,” kata Shinta pada Kamis (2/4/2026).

Shinta menilai penyeragaman kebijakan justru berpotensi menciptakan kekacauan operasional terutama bagi perusahaan dengan kompleksitas bisnis tinggi yang tidak bisa begitu saja memindahkan seluruh fungsi kerjanya ke rumah.

“Penyeragaman kebijakan berpotensi menimbulkan disrupsi operasional dan inefisiensi,” tegasnya.

Apindo juga memperingatkan pemerintah soal dampak tidak terduga dari pemilihan hari WFH. Penempatan WFH pada hari Jumat dinilai berpotensi mendorong lonjakan mobilitas karena masyarakat memanfaatkannya sebagai ajang long weekend yang justru kontraproduktif dengan tujuan penghematan energi.

Baca Juga : Perusahaan Tidak Dibayar Penuh Karyawan saat WFH Bakal Disanksi

“Penempatan WFH pada hari Jumat dipandang dapat memunculkan persepsi long weekend yang justru berpotensi mendorong peningkatan mobilitas,” kata Shinta.

Shinta menegaskan efektivitas kebijakan WFH sepenuhnya bergantung pada seberapa besar ruang yang diberikan kepada perusahaan untuk mengambil keputusan secara mandiri sesuai kondisi riil operasional masing-masing.

“Efektivitas kebijakan ini akan sangat ditentukan oleh pendekatan yang fleksibel dan terukur,” pungkasnya. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x