Masyarakat Diminta Tidak Panik Meski TNI Keluarkan Status Siaga I

Penetapan status tersebut merupakan prosedur standar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga ditengah eskalasi Timur Tengah

by VOICEINDONESIA.CO- Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir terkait status “Siaga Satu” yang dikeluarkan oleh TNI.

Ia menegaskan bahwa penetapan status tersebut merupakan prosedur standar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga di tengah dinamika global.





Sjafrie menjelaskan bahwa eskalasi pertahanan ini diambil berdasarkan pertimbangan matang dari sisi geostrategis.

Kesiapsiagaan tersebut justru bertujuan meyakinkan rakyat bahwa negara hadir untuk melindungi stabilitas nasional dari potensi gejolak, baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Media Berhasil, Siti Nurhayatin Bebas Hukum dan Segera Pulang

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Justru sebetulnya yang dibutuhkan masyarakat itu adalah aman dan nyaman,” ujar Sjafrie di depan kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

Lebih lanjut, Menhan memastikan bahwa status siaga satu ini murni bersifat internal pertahanan dan tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kondisi geopolitik maupun geoekonomi Indonesia.

Menurutnya, TNI wajib menyesuaikan tingkat kesiapan dengan situasi dan kondisi yang berkembang demi memperkuat pertahanan negara.

Baca Juga: Prabowo Bentuk Tim Khusus untuk Awasi BUMN 

Sjafrie meyakini bahwa dengan peningkatan kesiagaan ini, pemerintah dapat bekerja lebih maksimal dalam menjaga keamanan masyarakat secara menyeluruh.

Fokus utama dari kebijakan ini adalah memberikan jaminan bahwa republik tetap kondusif, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi warga tidak terganggu.

“Kesiagaan ini adalah untuk meyakinkan rakyat bahwa republik dalam keadaan aman dan tentunya harus nyaman dari segi sandang, pangan, dan papan,” tutup Sjafrie. (af/ri)

Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan

Baca Berita Lainnya di Google News 

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x