VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Arus mudik Lebaran Idul fitri 1447 H mulai terlihat di sejumlah gerbang tol wilayah Jawa Barat. Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat lonjakan signifikan di Gerbang Tol Cileunyi yang menuju Bandung atau Jakarta, dengan peningkatan mencapai 14,23 persen pada H-8 Lebaran.
Pada Jumat (13/3/2026), volume lalu lintas transaksi yang menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 32.645 kendaraan, meningkat tajam dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.579 kendaraan. Lonjakan ini menjadi indikator awal arus mudik Lebaran yang diprediksi akan terus meningkat menjelang hari raya.
Volume lalu lintas di wilayah Jawa Barat tercatat total sebanyak 76.107 kendaraan melintas menuju Bandung atau Rancaekek, meningkat 1,93 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 74.668 kendaraan. Lalu lintas terdistribusi melalui dua gerbang tol utama di wilayah tersebut.
“Terpantau sebanyak 38.728 kendaraan melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi,” kata Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati dalam siaran pers yang diterima Voiceindonesia.co, Sabtu (14/3/2026).
Volume lalu lintas transaksi di GT Cileunyi yang menuju wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya naik 2,34 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 37.844 kendaraan. Peningkatan di kedua arah ini menunjukkan mobilitas masyarakat mulai meningkat menjelang Lebaran.
“Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik 2,34% dari lalin normal,” ujarnya.
Baca Juga : Jalan Pantura Wilayah Barat Dipastikan Bebas Lubang Jelang Mudik Lebaran 2026
Di GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi, volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung tercatat sebanyak 37.379 kendaraan atau meningkat 1,51 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 36.824 kendaraan. Sementara volume lalu lintas GT Pasteur yang meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 30.999 kendaraan, lebih rendah 0,84 persen dari lalin normal.
Di wilayah Jabodetabek, volume lalu lintas yang meninggalkan ibu kota menuju Bandara Soekarno Hatta, Merak dan Puncak tercatat sebanyak 175.132 kendaraan, meningkat 0,72 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 173.879 kendaraan.
GT Cengkareng arah Bandara International Soekarno-Hatta mencatat 83.572 kendaraan melintas, naik 1,20 persen dari volume normal. GT Cikupa arah Merak tercatat 55.520 kendaraan melintas, meningkat 6,88 persen. Sedangkan GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor tercatat 36.040 kendaraan, lebih rendah 8,43 persen dari transaksi normal.
Jasa Marga mengimbau masyarakat mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan. (Sin/Ri)
Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!
Baca Berita Lainnya di Google News


