VOICEINDONESIA.CO, Yogyakarta — Pemerintah mulai menekankan peran diplomasi perdagangan sebagai instrumen strategis untuk memperluas lapangan kerja di tengah persaingan global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyoroti posisi Amerika Serikat sebagai mitra dagang utama yang berkontribusi besar terhadap surplus perdagangan Indonesia.
“Kenapa Amerika penting? Karena sebetulnya neraca dagang yang positif tertinggi itu dengan Amerika,” ujarnya pada Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, pasar AS menyerap berbagai produk manufaktur Indonesia seperti tekstil, alas kaki, elektronik, hingga furnitur yang selama ini menjadi tulang punggung industri padat karya.
Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar dalam penciptaan lapangan kerja, terutama jika akses pasar semakin diperluas melalui perundingan dagang.
“Amerika mengimpor produk manufaktur Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga : RI Perkuat Diplomasi Energi ke Rusia, Amankan Pasokan di Tengah Krisis Global
Pemerintah mencatat adanya perkembangan dalam negosiasi tarif dengan AS, termasuk peluang penurunan tarif dan pembebasan bea masuk untuk ribuan produk Indonesia.
Langkah ini disebut dapat memperkuat daya saing industri dalam negeri sekaligus menjaga keberlangsungan sektor yang menyerap jutaan tenaga kerja.
Di sisi lain, Airlangga menegaskan fundamental ekonomi domestik masih berada dalam kondisi yang relatif kuat, ditopang inflasi yang terkendali serta surplus perdagangan yang berkelanjutan.
“Tingkat kemiskinan kita turun menjadi 8,25%,” katanya.
Selain itu, pemerintah juga mencatat penciptaan jutaan lapangan kerja baru sepanjang tahun sebelumnya, yang menjadi indikator stabilitas ekonomi nasional.
Penguatan posisi Indonesia dalam berbagai forum global juga dinilai turut memperlancar proses negosiasi perdagangan dengan berbagai negara mitra.
“Nah ini mungkin yang mempermudah untuk kita menyelesaikan seluruh perundingan,” pungkasnya. (Sin/Ri)
Pilihan Redaksi : Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan
Baca Berita Lainnya di Google News


