Hasil Survei : Kejaksaan Jadi APH Paling Dipercaya Selama Empat Tahun

ST Burhanuddin: Peringkat 3 Secara Keseluruhan, Nomor 1 untuk Kategori Penegak Hukum

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia
Sepanjang 2023, Kejaksaan Tangani Seribuan Lebih Kasus korupsi

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kejaksaan Republik Indonesia menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya publik selama empat tahun berturut-turut. Dalam survei lembaga riset Indikator Politik Indonesia pada awal 2026, Kejaksaan Agung menempati peringkat ketiga lembaga yang paling dipercaya publik secara keseluruhan.

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan Kejaksaan RI telah bertengger di peringkat tiga selama dua tahun terakhir dalam survei kepercayaan lembaga. Namun khusus untuk kategori penegak hukum, Kejaksaan meraih posisi teratas selama empat tahun.





Hasil survei menunjukkan peringkat pertama dan kedua lembaga paling dipercaya publik ditempati oleh TNI dan Presiden. Sementara peringkat keempat dan seterusnya ditempati oleh Mahkamah Konstitusi, pengadilan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi. Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat RI menempati peringkat terbawah.

“Tetapi, khusus penegak hukum, kami sudah empat tahun ini adalah paling dipercaya,” kata Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Burhanuddin mengatakan hasil survei tersebut menjadi trigger atau pemacu bagi insan Korps Adhyaksa untuk semakin semangat bekerja. Penilaian positif dari masyarakat menjadi motivasi tambahan bagi para jaksa dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Jaksa Agung menegaskan dalam bertugas, Kejaksaan tidak mencari prestasi peringkat. Ia mempersilakan masyarakat untuk menilai hasil kerja Kejaksaan secara objektif berdasarkan kinerja yang telah dilakukan.

Baca Juga : Rumah Eks Menteri LHK Digeledah Kejagung, Ada Kasus Apa?

“Bagi kami (hasil survei) adalah men-trigger (memacu) lebih semangat lagi untuk bekerja, bahwa masyarakat menilai kami positif pekerjaannya,” katanya.

Burhanuddin menyatakan tidak pernah mengklaim Kejaksaan telah berhasil atau telah mencapai target tertentu. Ia lebih memilih membiarkan hasil pekerjaan berbicara sendiri dan dinilai langsung oleh masyarakat sebagai penerima manfaat dari penegakan hukum.

Survei dilaksanakan terhadap 1.220 responden dalam kurun 15-21 Januari 2026. Hasil ini mencatatkan bahwa kepercayaan publik terhadap Kejaksaan terus meningkat seiring dengan reformasi SDM dan penanganan kasus-kasus besar yang dilakukan lembaga tersebut. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x