VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 4.195.627 tiket Angkutan Lebaran 2026 telah terjual hingga Selasa (24/3/2026) pukul 10.00 WIB.
Angka ini setara dengan 93,3 persen dari total kapasitas 4,4 juta tempat duduk yang disediakan untuk periode perjalanan hingga 1 April mendatang.
Tren positif ini didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat pada fase arus balik.
Bahkan, pada kategori KA Jarak Jauh, penjualan telah menembus 3,6 juta tiket atau mencapai 101,2 persen dari kapasitas tersedia.
Baca Juga: Pemudik Diimbau Manfaat Kebijakan WFA
“Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal. Satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda, sehingga okupansi bisa melebihi 100 persen,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, Selasa (24/3/2026).
Data KAI menunjukkan puncak kepadatan penumpang terjadi pada 23 Maret dengan 246.987 pelanggan (okupansi 154,1 persen).
Pergerakan penumpang diprediksi tetap tinggi pada hari ini, 24 Maret, dengan jumlah sementara mencapai 225.193 pelanggan.
Baca Juga: Tunggu Viral, KPK Kembalikan Yaqut Cholil ke Rutan
Beberapa rangkaian kereta favorit dengan pemesanan tertinggi antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, hingga KA Jayakarta.
Untuk menyiasati ludesnya tiket di rute utama, KAI menyarankan masyarakat menggunakan fitur connecting train atau mencari jadwal keberangkatan alternatif.
Hingga saat ini, KAI telah melayani total 2,8 juta pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra selama periode 11–23 Maret.
Anne mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan arus balik agar tetap mendapatkan kursi dan menikmati perjalanan yang lancar. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan
Baca Berita Lainnya di Google News


