VOICEINDONESIA.CO, Washington — Di saat delegasi AS terbang ke Islamabad untuk berunding dengan Iran, Trump justru mengeluarkan ancaman keras dari Washington. Presiden AS itu memperingatkan kehancuran total menanti Iran jika meja perundingan tidak menghasilkan kesepakatan yang memuaskan pihak Amerika.
Trump mengungkap AS tengah mempersiapkan diri dengan persenjataan yang lebih mematikan dari sebelumnya sambil menunggu hasil negosiasi yang berlangsung di Pakistan, Sabtu (11/4/2026).
“Kita sedang mengisi kapal-kapal dengan amunisi terbaik, senjata terbaik yang pernah dibuat, bahkan lebih baik dari yang kita gunakan sebelumnya,” kata Trump kepada New York Post.
Trump menegaskan jika perundingan gagal maka senjata-senjata itu tidak akan sekadar menjadi ancaman kosong.
Baca Juga : PBB Desak AS-Iran Berdamai Dalam Perundingan di Islamabad
“Dan jika kita tidak mencapai kesepakatan kita akan menggunakannya dan kita akan menggunakannya dengan sangat efektif,” ucapnya.
Pernyataan keras itu muncul tepat setelah Wakil Presiden AS JD Vance bertolak ke Islamabad bersama Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan menantu Trump Jared Kushner untuk memimpin perundingan damai permanen pasca gencatan senjata dua pekan yang disepakati AS dan Iran pada Selasa (07/04/2026). Trump juga mempertanyakan kejujuran tim negosiasi Iran yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menlu Abbas Araghchi dalam proses perundingan yang tengah berlangsung tersebut. (Sin/Ri)
Pilihan Redaksi : Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber
Baca Berita Lainnya di Google News


