Pemerintah Apresiasi Perusahaan Sertifikasi Pemagang

Kemenaker perkuat skema magang berbasis sertifikasi untuk tingkatkan kualitas SDM.

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia
Foto : Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.(dok.old.voiceindonesia.co/Humas Kemnaker)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan apresiasi dan prioritas program bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta Magang Nasional. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program magang benar-benar menjadi jalan bagi peserta untuk memperoleh pengakuan kompetensi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan penguatan magang yang terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi merupakan strategi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program magang tidak boleh berhenti sebagai pengalaman kerja semata, tetapi harus menghasilkan tenaga kerja kompeten.





Yassierli menilai dunia usaha memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Keterlibatan aktif perusahaan dalam memfasilitasi sertifikasi peserta magang menjadi nilai tambah yang akan terus diperkuat pemerintah.

“Kami ingin memastikan program magang tidak hanya memberikan pengalaman kerja,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyatakan langkah ini bertujuan memastikan peserta magang memperoleh standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Hasil magang tidak hanya dirasakan saat program berlangsung, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang.

Baca Juga : Ada “Sultan” Kendalikan Praktik Pemerasan di Kemnaker

Darmawansyah menjelaskan sertifikasi kompetensi penting agar peserta memiliki bukti kompetensi yang terstandar dan diakui dunia industri. Dengan begitu, peserta magang akan lebih mudah ketika mencari pekerjaan atau memasuki proses rekrutmen.

“Tetapi juga menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki pengakuan resmi melalui sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi,” katanya.

Yassierli menekankan reward dan prioritas program akan diberikan kepada perusahaan yang aktif mendukung sertifikasi peserta magang. Apresiasi ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak perusahaan terlibat dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi bagi peserta magang,” ujar Darmawansyah.

Kemnaker berharap kebijakan ini dapat memperkuat ekosistem pelatihan vokasi di Indonesia. Integrasi antara program magang dan sertifikasi kompetensi menjadi kunci untuk menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi resmi.

“Ini penting agar peserta memiliki bukti kompetensi yang terstandar dan diakui dunia industri,” pungkasnya. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x