Ini Cara Eks Menaker Kumpulkan THR dari Perusahaan Jasa K3

Sidang Korupsi K3: Terdakwa Bobby Beberkan Tekanan dari Immanuel Ebenezer

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia
Foto : Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (dok.old.voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Persidangan kasus pemerasan sertifikasi K3 Kemnaker kembali memunculkan kesaksian mengejutkan. Terdakwa Irvian Bobby Mahendro yang dikenal sebagai ‘sultan’ Kemnaker mengungkap eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel pernah mengancam mencari orang lain untuk menggantikan posisinya ketika uang THR yang terkumpul dinilai terlalu kecil.

Kesaksian itu disampaikan Bobby saat bersaksi untuk terdakwa Noel di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026). Bobby mengaku saat itu hanya mampu mengumpulkan Rp50 juta untuk THR karena takut menerima uang dari perusahaan jasa K3 setelah menerima surat pemeriksaan Kejaksaan.





Bobby mengungkap reaksi Noel yang tidak terima dengan jumlah tersebut dan langsung melontarkan ancaman mengganti posisinya.

“Kalau nilai segitu buat apa karena anggota saya banyak. Jadi kalau cuman segitu mending nggak usah,” kata Bobby menirukan ucapan Noel.

Bobby menegaskan ia langsung menolak tuntutan itu karena mencari pengganti bukan kapasitasnya.

“Saya tidak punya kewenangan untuk mencari pemain pengganti dan bukan kapasitas saya. Jadi silakan Abang kalau mau mencari orang lain silakan,” jawab Bobby.

Bobby menjelaskan alasan mengapa ia hanya berani menyetor Rp50 juta kepada Noel. Setelah adanya pemeriksaan Kejaksaan ia mengaku takut menerima uang apapun dari perusahaan jasa K3.

Baca Juga : Noel Tantang Pimpinan KPK Hadir Dalam Sidang Korupsi Sertifikat K3

“Saat ini kami kondisinya setelah kejadian yang pemeriksaan Kejaksaan itu kami tidak berani untuk menerima apapun,” kata Bobby.

Noel saat itu disebut justru meremehkan kekhawatiran Bobby dan meyakinkan bahwa situasi sudah aman untuk kembali menerima setoran.

“Yang bersangkutan menyampaikan bahwa kenapa nggak berani, kan sudah aman,” ujar Bobby.

Uang THR itu akhirnya tidak jadi diserahkan ke Noel. Peristiwa itu terjadi menjelang Lebaran 2025 meski Bobby mengaku lupa bulan pastinya. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : Menjaga Netralitas: Polri Wajib di Bawah Komando Langsung Presiden

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x