Pemerintah Janjikan Penuhi Syarat MSCI

Menkeu Yakin Pasar Pulih, Kejatuhan IHSG Hanya Efek MSCI

by Sintia Nur Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan rebound menyusul kejatuhan 659,67 poin atau 7,35% pada Rabu (28/1/2026). Bendahara Negara itu optimistis syarat Morgan Stanley Capital International (MSCI) dapat dipenuhi dalam beberapa bulan ke depan.

Purbaya meminta pelaku pasar tidak takut dengan kejatuhan IHSG yang dipicu pengumuman MSCI. Pemerintah meyakini fondasi ekonomi Indonesia sedang dibenahi secara serius sehingga pasar akan pulih kembali. Purbaya juga memastikan kejatuhan IHSG murni dipicu oleh pengumuman MSCI, bukan sentimen negatif lainnya.





Pengumuman MSCI yang dipublikasikan Selasa (27/1/2026) waktu setempat menetapkan sejumlah perubahan indeks review pada Februari 2026. Perubahan sementara untuk pasar Indonesia mencakup pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta pembekuan perpindahan naik antar-indeks segmen ukuran.

“Nggak usah takut, akan rebound, pasti, karena fondasi ekonomi kita betulin betul-betul secara serius,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026).

MSCI menetapkan langkah ini untuk mengurangi index turnover dan risiko kelayakan investasi sambil memberikan waktu bagi otoritas pasar menghadirkan perbaikan transparansi. Jika tidak ada perbaikan hingga Mei 2026, MSCI akan mengevaluasi kembali status akses pasar Indonesia dengan memperhatikan penurunan bobot dalam Indeks Pasar Emergen.

Baca Juga : KPK Tidak Akan Tanggapi Pernyataan Noel tentang Purbaya

Langkah evaluasi tersebut juga mempertimbangkan potensi reklasifikasi Indonesia dari status Pasar Emergen ke Pasar Frontier. Purbaya menegaskan pemerintah akan memenuhi seluruh persyaratan yang diminta MSCI agar status Indonesia tetap terjaga.

“Syarat MSCI pasti akan bisa dipenuhi dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Kejatuhan IHSG pada Rabu (28/1/2026) menjadi salah satu penurunan terparah dalam sejarah bursa Indonesia. Namun Purbaya optimistis dengan perbaikan yang dilakukan pemerintah, pasar modal Indonesia akan kembali menguat dan menarik minat investor asing. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : PR Sistemik: Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Harus Direformasi Total

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x