Waspada Website Bank Palsu, Uang Pengusaha Raib Miliaran

by VOICEINDONESIA.CO- Afifah
0 comments
A+A-
Reset
Hati Hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Redaksi VOICEIndonesia

VOICEINDONESIA.CO, Batam – Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau (Kepri) sedang menyelidiki kasus penipuan digital (scam) bermodus situs web perbankan palsu yang menimpa seorang pengusaha di Kota Batam.

Korban dilaporkan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah setelah memasukkan data sensitif pada tautan yang menyerupai situs resmi bank swasta.





Kasubdit V Siber Polda Kepri, AKBP Arif Mahari, mengungkapkan bahwa korban terkecoh karena situs palsu tersebut muncul di urutan teratas hasil pencarian Google.

Baca Juga: Setelah Dideportasi dari Malaysia, 11 ABK Jadi Tersangka Penyelundupan 

Tanpa rasa curiga, korban mengakses tautan tersebut dan memasukkan ID serta password perbankannya untuk bertransaksi.

“Korban mengira itu website resmi karena berada di daftar teratas pencarian Google. Padahal itu situs palsu yang tulisannya dibuat sangat mirip,” ujar Arif Mahari di Batam, Minggu (1/2/2026).

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa sindikat di balik situs ini bekerja sangat cepat.

Setelah mendapatkan akses ke rekening korban, uang miliaran rupiah tersebut langsung dipecah ke sejumlah rekening berbeda dalam hitungan menit untuk menghilangkan jejak (money laundering).

Baca Juga: Parlemen Sesumbar Jamin Stabilitas Sektor Keuangan 

Polda Kepri kini telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menindaklanjuti verifikasi situs-situs di mesin pencari yang terindikasi melakukan penipuan.

Polisi juga sedang mendalami keterangan pelapor sebagai langkah awal pengejaran pelaku.

Arif mengingatkan masyarakat bahwa posisi teratas di mesin pencari tidak menjamin keaslian sebuah situs, karena pelaku kejahatan sering menggunakan fitur iklan atau optimasi tertentu untuk memanipulasi hasil pencarian.

“Pastikan kembali alamat URL resmi bank sebelum melakukan transaksi. Jangan mudah percaya hanya karena situs tersebut muncul di paling atas,” tegasnya.

Masyarakat diminta untuk lebih teliti dan selalu menggunakan aplikasi resmi atau menyimpan alamat web perbankan yang sah dalam daftar bookmark untuk menghindari salah klik. (af/hi)

Pilihan Redaksi: Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber 

Baca

Baca Berita VOICEIndonesia di Google News


Editorial VOICEIndonesia




0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x